Menyusuri cerita masa lalu di Kota lama Banyumas.

Kota lama Banyumas, sebuah jejak kebudayaan masa lampau yang masih terekam hingga masa sekarang. Banyak bangunan-bangunan era kolonial yang masih berdiri dan diantaranya masih berupa bangunan asli. kali ini aku menyempatkan diri untuk berkunjung ke Banyumas. Kota lama Banyumas mencerminkan sebuah perpaduan kebudayaan antara budaya Eropa pada arsiktektur bangunan era kolonial, budaya jawa terhadap bangunan dan kuliner, serta kebudyaan Cina terhadap kuliner nya. Aku berkunjung dari kota Cilacap menuju kota Banyumas lama perjalanan kira-kira 1 setengah jam. Kota lama banyumas baru selesai di revitalisasi pada tahun 2023 dan menjadi daya tarik wisata yang menarik perhatian. Aku berharap semoga kota lama banyumas kian populer seperti kota lama yang berada di Semarang.

Aku memutuskan menginap di salah satu penginapan guesthouse yang berada dijalan Mruyung. Penginapannya unik karena merupakan bangunan cagar budaya bergaya Cina dan Eropa pada masa lalu. Arsitektur bangunannya masih asli dan terawat. Menurutku bangunannya keren banget, kita di bawa kembali seperti berada di era Hindia Belanda. harga sewanya juga terjangkau, sesuailah dengan budget backpacker.

Guest house dengan nuansa old town
 
Kota lama Banyumas sudah sejak lama ada, sebelumnya kota lama Banyumas menjadi pusat pemerintahan karesidenan Banyumas sebelum dipindahkan ke Purwokerto. Disini banyak terdapat peninggalan bangunan-bangunan peninggalan Hindia Belanda dan China town pada sekitar tahun 1930-an. Banyak juga yang berjualan kuliner disini jadi tenang kalo sedang lapar kamu bisa mencari berbagai macam makanan dan jajanan disini. Di penginapan Mruyung sendiri menjadi satu dengan toko roti Mruyung dan cafe sehingga kita dengan mudah dapat memesan kopi atau snack ditemani suasana tempo dulu. Aku menyempatkan berjalan jalan di malam hari dengan suasana yang sepi dan memorable banget ditemani bangunan tua yang masih terawat dengan lampu lampu taman yang indah.


menikmati kopi dan senja di guest house


Suasana malam yang berkesan





Toko roti Mruyung




Pada malam hari kota lama banyumas, tertata dengan rapi, ditemani lampu kota dan lampu taman yang bagus, seolah mengingatkan kembali pada masa lalu. Setelah puas, malam harinya melihat dan berkeliling suasana kota lama banyumas, aku pulang dan beristirahat kembali ke guest house.  Rencana pagi harinya aku akan berkeliling kembali melihat keindahan kota lama Banyumas dan berkeliling ke pasar Banyumas.

Suasana pagi hari di jalan Mruyung




Pasar Banjoemas (Banyumas)


Sarapan sate di dekat pasar Banjoemas



Aku berkunjung ke pasar Banjoemas (Banyumas) yang terletak tidak jauh dari guest house. Dan  menikmati sarapan sate ayam. Beberapa bangunan yang berada disana memang memiliki desain kebudayaan zaman kolonial bergaya arsitektur China dan Eropa. Di wilayah ini terdapat banyak sekali bangunan tua khas peninggalan zaman kolonial yang tersebar dan masih asli, jadi  masih menyimpan sejarah kebudayaan yang tidak hilang oleh zaman.



Bangunan yang selesai di pugar





suasana pagi di kota lama Banyumas






Beberapa bangunan bersejarah









Akhirnya aku pulang kembali ke kota Cilacap. Dengan perasaan puas dan rindu karena ingin kembali menyusuri keindahan kota lama Banyumas. Aku berharap semoga saja peninggalan bersejarah ini tidak akan hilang oleh kemajuan zaman. dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk melestarikannya.



Nederlandsch Indische Heritage Tour
Catatan jalan-jalan dari Banjoemas
20 Februari 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bernostalgia di Kota Lama Semarang

Menjelajahi Pulau Menjangan, Bali Barat