Pendakian ke gunung Prau (2.565 Mdpl)
Kali ini aku akan bercerita tentang pengalaman mendaki gunung Prau (2.565 Mdpl). Gunung Prau terletak di Wonosobo, Lebih tepatnya di kawasan wisata dataran tinggi Dieng. Aku memulai perjalanan dari kota Semarang. Perjalanan dari Semarang dimulai sejak sore hari. Aku bersama temen-temen dari pecinta alam Givfopala (Gila video foto pecinta alam), Rachmat, Rokmat, Riandy, Sulis dan mas Tri. Jalur perjalanan yang kami lalui adalah menuju Temanggung, Parakan, Wonosobo lalu naik menuju Dieng. Yang seru perjalanan kami ditemani guyuran hujan.
kami baru sampai di kota wonosobo malam hari sekitar pukul 8 malam, masih dalam keadaan gerimis, Karena lapar kami mampir ke warung bakso malang untuk makan malam. setelah makan kami lanjut untuk perjalanan ke daerah Dieng. Sampai di Dieng tim kami menuju basecamp Patak Banteng. Basecamp waktu itu ramai dengan para pendaki. Harga tiket pendakian tahun 2015 sebesar 10 ribu rupiah. Niat tim kami melakukan pendakian malam itu juga. Di luar masih gerimis. Udara makin dingin. Eh emang aslinya semua udah pada capek dan ngantuk. kita memilih untuk istirahat di basecamp. pendakian akan di mulai waktu shubuh.
Sampai di perbatasan Wonosobo
Kawasan dataran tinggi Dieng
Setelah selesai sholat shubuh, kami bersiap-siap untuk melakukan pendakian. suasana hari itu gunung prau dipadati oleh pendaki. dari basecamp sampai ke puncak untuk waktu pendakian buat yang udah sering mendaki kira-kira butuh waktu sekitar 2 jam. kalo tim kita sih hehe 3-4 jam sih maklum masih pemula banyak istirahat, kita akan melewati beberapa pos sebelum sampai di puncak yaitu pos bernama 1 Sikut dewo, pos 2 canggal walangan, pos 3 cacingan, dan yang terakhir puncak.
pertama kita akan melewati jalan setapak dengan pemandangan ladang penduduk. sampai di pos 1 jalanan tetap menanjak. pemandangan waktu mendaki ke pos 2 bagus banget.bisa liat desa patak banteng dari atas. Sampai di pos 2 kita istirahat, sambil masak-masak, buat kopi. kita buat tenda di pos 2 untuk naruh carrier. selama sampai ke puncak kita hanya membawa daypack yang isinya air mineral dan snack.
| Pemandangan saat pendakian |
pemandangan menuju pos 2
Pos 2 Canggal walangan
kami lanjut mendaki. menuju pos 3 jalanan semakin menanjak. jalanan menjadi licin karena semalam habis diguyur hujan. karena tim kita adalah pendaki pemula jadi banyak istirahat hehehe. tapi pengalaman selama mendaki mengajarkan kita untuk selalu kompak dengan rekan se-tim. puncak adalah bonus begitulah kata orang-orang sesama pendaki. melatih kesabaran, mengalahkan ego diri sendiri. Dari pos 3 menuju puncak juga masih menanjak. medan pendakian juga berkabut. tetapi kami tetap sabar dan kompak.
Jalur menuju pos 3
Pemandangan dari atas
Sudah sampai di pos 3
finally, akhirnya sampai puncak gunung Prau
Setelah puas berfoto foto di puncak kami pun segera turun. Sayang nya waktu itu di puncak sedang berkabut dan mendung jadi hasil foto-foto nya menjadi kurang maksimal. Mungkin aku akan kembali mendaki ke gunung prau lagi suatu saat nanti. Kita bergegas ke pos 2 karena tas carrier kami tinggal di dalam tenda. Kami sampai di basecamp dan membersihkan diri, istirahat sebentar dan persiapan kembali menuju kota Semarang. Selama perjalanan pulang kita mampir untuk makan siang di mie ongklok longkrang di kota wonsobo. mie ongklok sendiri menurutku adalah mie dengan kuah kental, di dalamnya diberi potongan kubis, dan ada tambahan sate dan tempe mendoan.
makan siang di Mie Ongklok
Catatan dari gunung Prau...
06 November 2016
"Saya rasa, gunung adalah miniatur kehidupan. Segala perjuangan itu tak pernah sia-sia, biarpun akhirnya tidak seperti apa yang kita rencanakan" -- Fiersa Besari











Komentar
Posting Komentar