Pendakian ke gunung merapi kali ini aku ditemani oleh teman- teman lamaku dari tim Givfopala, yaitu Rachmat dan Rokhmat. Sebetulnya ada satu teman lagi yang ingin ikut tetapi karena ada acara tidak bisa bergabung dengan pendakian ini. Kedua temanku ini berangkat dari Jakarta menuju kota Semarang dengan menggunakan kereta api. Nantinya kita akan berangkat mendaki menuju daerah Selo di Boyolali. Karena daerah Selo adalah basecamp pertama bagi yang ingin menuju ke gunung merapi. kawasan hutan dan puncak gunung merapi sudah menjadi taman nasional sejak tahun 2004.
 |
| View gunung Merbabu dari Merapi |
Ini pendakian pertama ku ke gunung merapi. Gunung dengan ketinggian 2.910 Mdpl ini bersebelahan dengan gunung Merbabu. Jadi jika kita mendaki gunung merapi kita bisa melihat gunung merbabu dari kejauhan, begitu pula sebaliknya.
Kita bertiga berangkat dari kota semarang menggunkan sepeda motor dan sekitar jam 9 pagi kami sudah meninggalkan kota Semarang. Jalur yang kita lalui adalah rute semarang menuju boyolali. Akhirnya setelah beberapa jam perjalanan kita sampai di basecamp New Selo. setelah sampai kita membayar tiket pendakian, menyiapkan perbekalan, berdoa dan kami bergegas untuk mendaki. Perjalanan menuju pos 1 jalannya lumayan menanjak di kelilingi rumput ilalang dan beberapa pohon. Sepertinya di sebelah kiri kami adalah jurang.
 |
Perjalanan selama pendakian
Setelah beberapa jam berjalan sampai di pos 1. kita berjalan lambat karena tadi di perjalanan mendaki kami banyak istirahat. jadi terasa sangat lama. kami beristirahat sebentar di pos 1 dan akan melanjutkan ke pos 2. saat sampai di pos 2 hari sudah menjelang waktu Maghrib. Suasana jalur pendakian menjadi gelap dan kami ditemani oleh headlamp dan senter masing-masing. jalur pendakian menuju pos watu gajah makin menanjak dan diselingi medan berbatu. Karena kecapaian akhirnya kami mendirikan tenda sebelum pos watu gajah dan beristirahat karena hari sudah malam. Berada di pos 1
Berada di pos 2 saat perjalanan pulang.
Saat paginya kami bangun waktu Shubuh karena ingin melihat sunrise. Kami tidak melanjutkan pendakian ke puncak karena suatu alasan. Tapi kami puas melihat pemandangan di sekiling tenda dan mulai berfoto-foto. Terlihat jelas gunung merbabu dengan pemandangan yang cantik. Dari jauh terlihat gunung sumbing dan sindoro yang diselimuti samudera awan. Sunrise di pagi hari

Gunung Merbabu dari kejauhan Gunung Sumbing dan Sindoro
dapat salam dari merapi... :)
Givfopala dan samudera awan
Akhirnya setelah puas berfoto-foto, kami memutuskan untuk turun ke basecamp. Hari sudah mulai panas. kita bergegas merapikan tenda dan packing. walaupun tidak sampai puncak kami sudah puas. Karena puncak kata mereka adalah bonus. Sekian cerita pendakian gunung merapi... Cerita pendakian gunung Merapi, 10 Juli 2017
"Puncak adalah yang mendorong kita, tetapi pendakian itu sendiri adalah yang terpenting." - Conrad Anker
|
Komentar
Posting Komentar