Pendakian gunung semeru (3.676 Mdpl)

Pendakian ini sudah setahun berlalu, tapi baru aku posting kali ini. aku akan share seputar pendakian ke gunung semeru. setelah aku selesai sidang kuliah, sebelum nyambi cari kerja, aku pengen melakukan pendakian gunung tertinggi di pulau jawa ini.



Gunung Semeru dari Kalimati


sehari sebelum perjalanan aku udah nyiapin peralatan pendakian dan perbekalan selama 4 hari disana. perjalanan aku di mulai dari kota semarang, jauh jauh hari aku udah pesen tiket bis rosalia indah jurusan semarang malang. Dapet bis yang eksekutif, adanya memang kelas itu yang menuju ke malang, harga tiket 145 ribu(2016), udah dapet makan dan bis nya nyaman hehehe. berangkat dari semarang jam setengah 8 malam dan sampai kota malang jam 5 pagi. aku janjian sama temen yang lain mereka berangkat dari kota jakarta. mereka naik kereta matarmaja. sampai kota malang jam 7 pagi. seteleh berkumpul ke meeting poin di stasiun malang kotalama, tim kami mencarter angkot (harga sewa 150 ribu sampai paguyuban jip )  menuju pasar tumpang untuk membeli perbekalan untuk tim. angkot itu menghantarkan kita menuju paguyuban jip . pemilik paguyuban jip namanya pak arif, orang nya baik kita disuruh kerumahnya untuk mandi dan istirahat dulu. prepare barang-barang yang mau dibawa, logistik, air minum, pakaian dan jaket, obat- obatan jangan lupa karena ini penting. setelah bagi-bagi barang bawaan, kami mandi dan istirahat siang karena sore nanti kami akan berangkat ke ranupani. Harga sewa jeep pulang pergi tumpang- ranupani 1,2 juta (tahun 2016).

foto sebelum berangkat


 foto di gerbang TNBTS bersama tim

sore harinya jeep yang akan menghantarkan kami sudah siap. sebelumnya kita mengisi form pendakian untuk nama orang dan berapa jumlahnya, perbekalan yang kita bawa, Di sini jangan lupa membawa surat keterangan sehat dari dokter. Lalu kita di antar menuju gerbang TNBTS untuk membeli tiket masuk. Harga tiket masuk 23 ribu. untuk  wisatawan domestik hari kerja Rp 17.500 dan hari libur 27.500. untuk wisman hari kerja Rp 207.500 dan hari libur 307.500 (tahun 2016). waktu itu gw mendaki selama 4 hari (tinggal di kalikan aja). Sampai di Ranupani sore hari, jeep yang menghantarkan kita pamit pulang, sebelum melakukan pendakian, kita disuruh ikut brifing dari Balai besar taman nasional gunung semeru tentang SOP pendakian dan larangan- larangan. ternyata di Semeru ini masih ada macan tutul. serem ya.. makanya gak boleh jalan sendirian di malam hari.


sore di ranupani

pendakian dimulai,, waktu itu sudah sore hari sekitar jam setengah 6, kita berjalan beriringan.menembus hutan, jalan yang berkelok-kelok. temen gw yang perempuan sendiri berada di tengah. karena hari mulai gelap kami menyalakan senter dan headlamp. hehehe gak sempet di foto perjalanan nya karena udah malam, ga sempet ngutak-atik kamera juga. jalannya licin karena habis hujan. menembus semak belukar, pohon-pohon tinggi, jalan naik turun, bikin adrenalin semakin meninggi. ada beberapa pos sudah yang kami lewati. butuh kesabaran ekstra dan yang paling penting adalah kerjasama tim. lama juga perjalanan terasa. tujuan kita bisa ngecamp di ranu kumbolo. perjalanan dari ranupani ke ranu kumbolo normalnya 5 jam jalan kaki,, nyatanya karena tim kami banyak istirahat jadi molor waktunya jam 2 malam kami baru sampai di ranu kumbolo, tim lalu membuat tenda dan siap-siap istirahat.jadi  pengen liat suasana pagi hari di ranu kumbolo.

morning view



kabut di ranu kumbolo





Jam alarm berdering.. satu persatu temen ku mulai bangun. mau ngelihat sunrise hehe malah ketutup kabut. lalu kita berjalan-jalan di pinggir danau ranu kumbolo. ternyata waktu pagi tenda pendaki yang lain cukup ramai juga. sudah memulai aktivitas masing- masing. setelah puas kami mulai memasak untuk sarapan pagi. menu spesial sayur sop, tempe goreng dan nugget. kopi dan susu hangat, 

 Masak sarapan dulu



Suasana di ranu kumbolo


Di tepi danau


Padang rumput di ranu kumbolo



Pagi itu lumayan ramai


ranu kumbolo hari itu ramai dikunjungi oleh para pendaki, oh ya air di ranu kumbolo bisa diminum, tapi dimasak dulu ya. Setelah selesai masak dan sarapan kami segera membereskan barang bawaan dan tenda. oh ya aku sempet pup di ranu kumbolo hahaha. saking kebeletnya. disini udah disediakan tempat tempat buat pup kayak wc umum gitu, tapi harus tetep jaga kebersihan ya. jam 11 siang kami berangkat menuju cemoro kandang. Kami harus melewati tanjakan cinta yang terkenal itu, melewati padang bunga oro-oro ombo. melewati tanjakan cinta lumayan capek. sebentar-sebentar harus istirahat. tapi sumpah kalo udah di atas pemnadangan ranu kumbolo di bawah indah banget.


  Bersama Tim Givfopala

 di tanjakan cinta

view pemandangan danau ranu kumbolo

The famous tanjakan cinta

setelah sampai atas tanjakan cinta kita akan disambut padang rumput yang luas. pos ini disebut oro-oro ombo. disini tumbuh semacam tumbuhan parasit brasulian verbanna. bunganya berwarna unggu dan dapat tumbuh mencapai 1,5 meter. pemandangannya indah banget bikin kamu susah move on. tempat yang ngehits banget buat foto. setelah menembus oro-oro ombo kita akan sampai di pos cemoro kandang, ada yang jual makanan dan minuman disini tapi harganya lumayan mahal.

 view oro-oro ombo dari atas



Oro- oro Ombo


 Di padang rumput



 brasilian verbana





menuju cemoro kandang

setelah sampai di cemoro kandang tim kami berisitirahat sejenak, melepas lelah. banyak juga pendaki lain yang numpang istirahat disini. cemoro kandang merupakan tempat berburunya macan tutul dan kumbang, merinding juga ya hehehe. katanya sih gak boleh jalan sendirian di waktu malam. setelah itu kita akan sampai di pos jambangan.


sampai di cemoro kandang


Setelah istirahat sebentar sambil melepas lelah tim kita melanjutkan perjalanan menuju pos jambangan.
Jalan dan medan yang kita lalui adalah menanjak diapit hutan dan batu batu di kanan kiri jalan. sedikit merasa lelah kita beristirahat sejenak. kita bertemu dengan pendaki pendaki lain yang sudah turun dari gunung semeru.. sambil meneriakan tetap semangat hehe.. ya berguna untuk memberikan semangat kepada tim kami. Hujan gerimis menemani perjalanan kami. Akhirnya setelah melalui medan tanjakan tapi tidak terlalu tinggi tim kita sampai di pos jambangan. kita sampai disana hari sudah mulai sore.



   Suasana di Cemoro kandang


       Berada di pos Jambangan


Gunung semeru terlihat dari kejauhan


Di pos Jambangan dari jauh sudah terlihat keindahan gunung semeru. Tim kita memutuskan untuk melanjutkan perjalanan karena takut kemalaman sampai di pos kalimati. Kita berjalan berurutan menerobos semak dan pohon-pohon menuruni jalan kecil untuk sampai di pos Kalimati, Setelah jauh berjalan akhirnya sampai juga di pos Kalimati pada sore hari. Tim akhirnya mendirikan tenda untuk beristirahat dan bermalam, karena pendakian ke gunung semeru akan di mulai pada tengah malam.



              Selamat datang di Pos Kalimati


           Tenda yang kami buat untuk bermalam


              Pemandangan gunung semeru di kalimati




Tenda yang kami buat saling berhadapan, tim kami membuat nasi dan sayur untuk persiapan makan malam. setelah itu berisitirahat untuk persiapan nanti malam memulai pendakian.
Tapi ternyata posisi kaki kananku sedikit terkilir. walau sudah di pijat dan diberi balsem tetapi nyerinya tidak hilang.. akhirnya aku memutuskan untuk berisitirahat di tenda. Karena jika dipaksakan mendaki ke puncak akan berbahaya dan menyulitkan teman teman diatas. Sangat disayangkan, aku tidak bisa mendaki sampai kepuncak, tapi mau bagaimana lagi memang keselamatan diri adalah yang utama.

Setelah jam 10 malam tim kami bangun dan memulai persiapan untuk menuju ke puncak. Rencana untuk berangkat adalah jam 11 malam. aku sendiri tetap menunggu di tenda.
tim kami berangkat dan mulai untuk mendaki. aku sendiri tidak bisa menceritakan apa yang terjadi di saat pendakian.  Mungkin suatu saat aku akan kembali lagi mendaki gunung semeru.


 Selama pendakian di lereng Semeru


           Teman-teman di puncak Mahameru


  Dari atas puncak Mahameru


                  pemandangan dari atap tertinggi pulau Jawa





Sebelum siang hari tim harus sudah turun dari puncak, karena katanya berbahaya saat siang hari ada gas beracun yang keluar dari dalam kawah. Saat sampai di tenda kami memutuskan untuk istirahat selama 1 hari lagi agar kondisi badan kembali pulih. Keesokan harinya tim kami mulai packing berberes tenda dan peralatan kedalam carrier masing-masing, persiapan kembali menuju basecamp ranu pani. 
pendakian ke gunung semeru kali ini bagiku memberikan pelajaran yang sangat berharga, karena jika kita menginginkan sesuatu ternyata tidak bisa di paksakan. kerjasama rekan rekan 1 tim dalam menjaga satu sama lain, bagaimana menaklukan ego di dalam diri sendiri. Belajar mengenal alam liar dan tentu bertahan hidup disana. Kemanapun kita jauh berjalan dan melangkah tentu tujuan terakhir kita adalah rumah. Terima kasih Mahameru untuk pengalamannya...


Cerita perjalanan dari Mahameru..
28/09/2017






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyusuri cerita masa lalu di Kota lama Banyumas.

Bernostalgia di Kota Lama Semarang

Menjelajahi Pulau Menjangan, Bali Barat