Baturraden, eksplore Telaga Sunyi dan Curug Lawa



Jalan jalan kali ini aku kembali membawaku ke wisata kaki gunung Slamet, Yaitu Baturraden. Tidak bosen-bosen nya aku jalan jalan ke Baturraden, memang karena disini banyak wisata alam yang bagus-bagus dan menarik. Tempat wisata alam yang asri dengan udara sejuk dan dingin, membuatku ingin kembali lagi mengeksplore wisata alam di Baturraden. Selain itu baturraden tergolong dekat dengan kota Cilacap. Perjalanan dengan sepeda motor kurang lebih 1,5 jam. Ada beberapa curug yang belum aku datangi membuat aku untuk mengunjungi curug yang indah, yaitu Telaga sunyi. Telaga ini terletak di Limpak Luwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.


Telaga Sunyi Baturraden



Telaga sunyi mempunyai air yang jernih, airnya dingin dan memiliki kedalaman yang beragam dengan bagian terdalam mencapai 6 meter. Sumber airnya berasal dari mata air di kaki gunung Slamet. Di belakang telaga sunyi ada gua yang dalam. Kegiatan yang bisa dilakukan di telaga sunyi adalah diving dan snorkeling. Bagi wisatawan yang ingin snorkeling bisa menyewa alat dan didampingi oleh pemandu. Karena demi keselamatan pemandu dibutuhkan untuk menemani kegiataan snorkeling atau diving. Fasilitas di telaga juga lengkap ada kamar mandi, toilet, warung makan dan jajan, gazebo untuk istirahat. Lingkungan nya yang asri dan sejuk, dan banyak pepohonan yang rindang, cocok untuk tempat refreshing dan menenangkan diri dari rutinitas.


Berenang di telaga sunyi


Gua di dekat telaga




Airnya jernih dan dingin

Setelah berenang di telaga sunyi, aku kembali mengeksplore salah satu curug yang bernama curug lawa.  Curug lawa berada di desa Gandatapa. Kecamatan Sumbang. Curug lawa memiliki lingkungan yang masih asri dengan tanaman dan pepohonan yang rindang. Sayangnya pada saat aku kesini, keadaan curug sedang surut karena sedang musim kemarau. Dari parkiran motor lalu melalui jalanan dan jalur menurun yang masih tanah. dikanan kirinya ditemani oleh tanaman yang lebat. Harus cukup sabar untuk sampai ke curug Lawa. Akhirnya sampai juga di depan curug dan aku mendokumetasikan perjalanan ke curug Lawa.

berfoto dengan latar gunung Slamet


Tanaman Homalomena di jalur curug Lawa


Curug lawa, saat itu air sedang surut







Akhirnya jalan-jalanku selesai karena hari mulai sore, Aku kembali ke kota perantauan. Suatu saat aku akan kembali menjelajahi daerah Baturraden lagi karena masih banyak wisata alam yang belum aku datangi. Karena memang banyak air terjun atau curug yang indah yang harus di dokumentasikan.



Cerita perjalanan dari Baturraden,
Telaga sunyi dan curug Lawa
21 Juni 2023


" Tolong jadilah traveler, bukan turis. Cobalah hal-hal baru, temui orang-orang baru, dan lihat apa yang ada di depanmu. Itulah kunci untuk memahami dunia menakjubkan yang kita tinggali ini" - Andrew Zimmern


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyusuri cerita masa lalu di Kota lama Banyumas.

Bernostalgia di Kota Lama Semarang

Menjelajahi Pulau Menjangan, Bali Barat