Stasiun Tanggung, Berkunjung ke salah satu stasiun tertua di Indonesia

Stasiun Tanggung pada tahun 2026

Sudah sejak lama aku ingin mengunjungi sebuah stasiun yang bersejarah ini, yang terletak di Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Stasiun ini bernama stasiun Tanggung yang masuk kedalam daerah operasi 4 Semarang (DAOP 4) dan merupakan salah satu stasiun kereta api pertama Indonesia yang didirikan pada zaman pemerintahan Hindia Belanda. Stasiun tanggung didirikan oleh perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda yang bernama NIS (Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij). Stasiun ini mulai didirikan pada tahun 1864 dan mulai beroperasi pada tanggal 10 Agustus 1867. Di buka oleh gubernur jenderal Ludolph Anne Jan Wilt Sloet van De Beele. Usia stasiun ini pada tahun 2026 kira- kira sudah 162 tahun, sudah cukup tua namun tetap berdiri kokoh. Pembangunan rute jalur rel stasiun tanggung di mulai dari stasiun Samarang  (kemijen) yang berada di kota Semarang dengan panjang jalur 26 Kilometer menuju stasiun Tanggung. Stasiun Samarang dengan jalur rute akhir stasiun Tanggung merupakan rute jalur kereta api pertama cikal bakal perkereta apian di Indonesia.


Tugu Roda dan Sayap

Aku memang menyukai sejarah, terutama sejarah pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Menyusuri bangunan peninggalan Hindia Belanda membuatku tertantang bagaimana cerita zaman dahulu bangunan tersebut difungsikan. Bangunan cagar budaya memiliki bentuk arsitektur bangunan yang unik dan sangat berbeda dengan bangunan di zaman sekarang. Aku memutuskan untuk melihat sendiri bangunan Stasiun Tanggung. Aku menelusuri jalan raya purwodadi dari kota Semarang dengan bermodalkan google maps lalu berbelok ke jalan Kauman tegowanu. Kemudian mengikuti jalan dan  sampai di stasiun Tanggung.


Bagian ruang tunggu stasiun

Tampak bagian belakang stasiun

Setelah sampai stasiun,  Aku berkeliling menyusuri stasiun tanggung dan membayangkan seperti kembali ke masa Hindia Belanda saat stasiun itu baru beroperasi dengan adanya lokomotif uap. Bangunan Stasiun yang beroperasi sekarang ini adalah stasiun yang sudah di bangun kembali pada tahun 1910 dengan gaya arsitektur Swiss Chalet atau chalet-NIS. Ciri khas dari bangunan Swiss chalet adalah bangunan yang seperti kandang atau lumbung seperti arsitektur tradisional di pegunungan Alpen.

 

Desain ubin stasiun

Rumah di belakang stasiun

Bangunan pertama stasiun tanggung
(sumber foto : wikipedia)

Bangunan stasiun masih sama seperti sekarang
(sumber foto: IDN Times)


Stasiun Tanggung merupakan bangunan cagar budaya sebagai stasiun bersejarah yang di lindungi undang-undang no 11  tahun 2010 tentang cagar budaya. Bangunannya tetap berdiri kokoh sebagai bukti dari perkembangan zaman...


Nederlandsch Indische Heritage tour,
Tanggungharjo.
16 Januari 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyusuri cerita masa lalu di Kota lama Banyumas.

Bernostalgia di Kota Lama Semarang

Menjelajahi Pulau Menjangan, Bali Barat